Blog pribadi · Review mobil jadul Tua boleh, loyo jangan
Honda Civic Ferio
Sedan

Civic Ferio/Genio:
Gantengnya Awet Sampai Sekarang

Review • 6 Agustus 2026 • 7 menit baca
← Kembali ke Beranda

Ada mobil yang gantengnya musiman, ada yang gantengnya abadi. Civic generasi kelima — yang di Indonesia dikenal sebagai Genio untuk sedannya — masuk golongan kedua. Desain membulat yang tahun 1992 dianggap "terlalu futuristik" itu sekarang justru terlihat lebih segar daripada banyak mobil baru. Tidak heran harga bekasnya pelan-pelan berbalik arah: dari sedan murah meriah jadi barang buruan.

Di Jepang, sedan Civic generasi ini bernama Civic Ferio (EG8/EG9). Di Indonesia dia dijual sebagai Civic Genio (1992–1995), sementara versi hatchback tiga pintunya — Civic Estilo — kini sudah lebih dulu berstatus mobil sultan.

Sejarah Singkat

Generasi EG adalah puncak filosofi "man maximum, machine minimum" Honda: kabin luas, kap mesin rendah, kaca besar, dan bobot ringan. Dirancang di era keemasan Honda yang sama dengan NSX, kualitas rancang bangunnya terasa satu kelas di atas harga jualnya dulu.

Genio Indonesia memakai mesin D16 SOHC 1.6 liter. Di atas kertas biasa saja, tapi dipadukan bobot di bawah satu ton lebih sedikit, rasanya selalu lebih gesit dari angka spesifikasinya. Dan seperti semua Honda era ini, mesinnya suka diajak main rpm.

Honda Civic EG hatchback
Saudara se-generasi: Civic EG hatchback alias Estilo. Foto: Wikimedia Commons.

Spesifikasi (Genio SR4)

MesinD16A, 4 silinder segaris, 1.590 cc, SOHC 16 katup
Tenaga± 120 PS @ 6.300 rpm
Torsi± 143 Nm @ 5.200 rpm
TransmisiManual 5-percepatan / otomatis 4-percepatan
PenggerakRoda depan (FF)
Bobot± 1.050 kg
Dijual di Indonesia1992–1995 (Genio), facelift ke Ferio 1996–2000

Rasa Berkendara

Dibanding Great Corolla yang kalem, Genio terasa lebih hidup. Setirnya lebih komunikatif, mesinnya lebih bersemangat di putaran atas, dan sasisnya menyimpan potensi besar — bukan kebetulan platform EG jadi basis favorit modifikasi sepanjang masa.

Mesin Honda B-series VTEC
Ruang mesin EG sering jadi rumah baru mesin B-series VTEC. Foto: Wikimedia Commons.

Plus & Minus

Kelebihan

  • Desain timeless yang makin dicari kolektor
  • Sasis double wishbone — handling terbaik di kelas dan eranya
  • Basis modifikasi paling terpetakan di dunia Honda
  • Komunitas besar, ilmu dan sparepart gampang dicari
  • Harga masih naik; peluang cuan kalau sabar merawat

Kekurangan

  • Banyak unit bekas modifikasi kasar — wajib teliti sejarahnya
  • Kaki-kaki double wishbone lebih mahal direstorasi
  • Peredaman kabin tipis, berisik di tol
  • Unit orisinal makin langka dan harganya premium
  • Rawan incaran maling untuk dipreteli

Harga Pasaran & Tips Berburu

Genio kondisi wajar masih bisa didapat di kisaran 60–90 jutaan, tapi unit orisinal rapi sudah menembus tiga digit dan terus merangkak. Estilo? Itu cerita lain — siapkan dana dua sampai tiga kali lipatnya.

Galeri

8.8/ 10

Verdict: Beli Karena Cinta, Simpan Karena Untung

Genio adalah motuba yang bisa dinikmati dua kali: sekali di jalan, sekali saat cek harga pasaran tahun depan. Selama kamu dapat unit jujur dengan sejarah jelas, sulit rugi dengan Civic EG — secara perasaan maupun finansial.